Kecelakaan bisa saja terjadi, baik karena cedera olahraga atau terpeleset di tangga. Terkadang, Anda hanya mengalami memar atau keseleo, tetapi bagaimana jika terjadi sesuatu yang lebih serius?
Patah tulang dapat mudah terlewatkan, terutama jika tidak ada kelainan bentuk yang jelas. Mari pelajari tanda-tanda yang dapat membantu Anda mengambil langkah yang tepat dan mendapatkan perawatan yang tepat sebelum cedera Anda memburuk.
Apa yang Dimaksud dengan Patah Tulang?
Fraktur tulang adalah patah tulang. Namun, tidak semua patah tulang parah, di mana tulang mencuat keluar dari kulit. Beberapa di antaranya adalah retakan kecil yang bisa sama menyakitkan dan bermasalahnya jika tidak ditangani.
Tulang dapat patah karena benturan langsung (seperti terbentur atau terjatuh dengan keras), cedera terpelintir, atau bahkan stres berulang dari waktu ke waktu. Dan meskipun patah tulang dapat terjadi pada siapa saja, orang dengan tulang yang lebih lemah, seperti penderita osteoporosis, lebih berisiko.
Jenis-jenis Patah Tulang
Tidak semua patah tulang terlihat atau terasa sama. Berikut adalah jenis-jenis yang paling umum:
- FrakturTertutup (Sederhana) : Kulit tetap utuh meskipun tulangnya patah.
- Patah TulangTerbuka (Majemuk) : Tulang patah dan menembus kulit.
- Patah TulangGaris Rambut : Retak halus pada tulang, terkadang sulit dideteksi.
- Patah Tulang Tongkat Hijau: Patah tulang sebagian, umum terjadi pada anak-anak karena tulang mereka lebih fleksibel.
- Fraktur Kominutif: Tulang hancur menjadi beberapa bagian.
- Fraktur Stres: Retak kecil akibat benturan berulang, umum terjadi pada pelari dan atlet.
Tanda-tanda Umum Patah Tulang
Beberapa patah tulang terlihat jelas, sementara yang lain mungkin tampak seperti keseleo yang parah. Berikut ini cara untuk mengetahui apakah tulang Anda mungkin patah:
1. Nyeri dan Kelembutan
Nyeri tajam adalah gejala yang paling umum. Sering kali semakin parah ketika Anda mencoba menggerakkan area tersebut atau meletakkan beban di atasnya. Jika sedikit sentuhan saja sudah membuat Anda meringis, itu adalah tanda bahaya.
2. Pembengkakan dan Memar
Patah tulang sering kali menyebabkan perdarahan internal, yang menyebabkan pembengkakan dan memar. Area tersebut mungkin juga terasa hangat atau kaku.
3. Kelainan Bentuk atau Ketidaksejajaran
4. Kesulitan Memindahkan Area
Tulang yang retak dapat membuat gerakan menjadi menyakitkan atau bahkan tidak mungkin dilakukan. Jika itu adalah cedera tungkai atau kaki, menaruh beban di atasnya mungkin terasa tak tertahankan.
5. Terdengar Suara Jepretan atau Suara Gerinda
Sebagian orang benar-benar mendengar patah tulang ketika terjadi, seperti suara patah atau bunyi gerinda. Hal ini tidak selalu terlihat, tetapi jika Anda mendengar sesuatu yang tidak biasa pada saat cedera, tanggapi dengan serius.
6. Mati rasa atau kesemutan
Patah tulang terkadang dapat menekan saraf, yang menyebabkan sensasi kesemutan atau mati rasa. Jika Anda mengalaminya, ini bisa jadi merupakan tanda kerusakan saraf, yang memerlukan perhatian segera.
7. Luka Terbuka atau Penonjolan Tulang
Jika Anda dapat melihat tulangnya, jangan mencoba mendorongnya kembali. Lindungi luka dengan kain dan segera cari perawatan medis darurat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Mencurigai Adanya Patah Tulang
Jika Anda merasa bahwa Anda atau orang lain mengalami patah tulang, inilah yang harus Anda lakukan:
Tetap Diam: Menggerakkan area yang cedera dapat memperburuk keadaan. Cobalah untuk tetap diam sebisa mungkin.
Kompres Es: Ikat kompres es dengan kain dan letakkan di area tersebut. Hal ini dapat membantu mengatasi pembengkakan dan rasa sakit.
Tinggikan (Jika Memungkinkan ) - Menjaga agar area yang cedera tetap terangkat dapat membantu mengurangi pembengkakan.
Gunakan Bidai (Jika Bisa): Jika anggota tubuh memerlukan penyangga, Anda bisa menggunakan majalah yang digulung, papan, atau apa pun yang kokoh. Hanya saja, jangan membungkusnya terlalu erat.
Hindari Makan atau Minum: Jika pembedahan diperlukan, Anda harus dalam keadaan perut kosong.
Cari Bantuan Medis: Jika rasa sakitnya sangat hebat, segera temui dokter.
Kapan Harus Menemui Spesialis Patah Tulang
Beberapa patah tulang, seperti patah tulang pinggul, memerlukan perhatian medis segera untuk mencegah komplikasi serius. Sebagian lainnya mungkin tidak terlalu mendesak, sehingga Anda tidak yakin apakah Anda perlu menemui dokter spesialis. Inilah saatnya Anda harus menemui dokter spesialis:
- Rasa sakitnya sangat hebat dan tidak membaik.
- Anggota tubuh yang cedera terlihat cacat atau tidak pada tempatnya.
- Anda merasa mati rasa, kesemutan, atau kehilangan fungsi.
- Ada luka terbuka atau tulang yang terbuka.
- Anda mendengar bunyi benturan keras atau suara gerinda.
- Cedera melibatkan kepala, leher, atau tulang belakang Anda (jangan bergerak-panggil bantuan darurat).
Meskipun cedera yang dialami tampak kecil, memeriksakan diri adalah ide yang baik. Beberapa patah tulang kecil dapat memburuk seiring berjalannya waktu jika tidak ditangani dengan benar.
Konsultasikan dengan Spesialis Patah Tulang di Alps Orthopaedic
Patah tulang tidak selalu terlihat jelas, tetapi mengetahui tanda-tanda peringatan dapat membantu Anda mengambil tindakan yang tepat. Jika Anda merasakan nyeri hebat yang disertai pembengkakan, kelainan bentuk, atau kesulitan menggerakkan area yang cedera, jangan abaikan; periksakanlah. Perawatan dini dapat membuat perbedaan besar dalam penyembuhan dengan benar dan menghindari komplikasi jangka panjang.
Di Alps Orthopaedic, spesialis patah tulang kami memberikan perawatan ahli untuk memastikan tulang Anda sembuh dengan benar. Mulai dari mendiagnosis patah tulang rambut hingga mengobati patah tulang yang parah, kami menawarkan rencana perawatan yang dipersonalisasi untuk membantu Anda bangkit kembali.
Pesan konsultasi sekarang.